Sabtu, 29 Desember 2012

Kecanduan Tekno


Derasnya arus informasi yang masuk ke Indonesia di zaman globalisasi ini sudah tidak terbendung lagi. Masyarakat yang awalnya berusaha menahan diri agar jati dirinya tidak hilang sekarang berubah menjadi konsumtif dan apatis. Banyaknya produk-produk luar negeri yang masuk ke pasar Indonesia seperti Blackberry, Apple, Samsung sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat, dan tak heran banyak orang yang lebih mementingkan gengsi daripada kebutuhan yang lebih penting misalnya kebutuhan sehari-hari, kebutuhan kesehatan, dan lain sebagainya.

                                                    Heal The World #MJ

Banyaknya produk-produk yang diiklankan semakin membuat masyarakat tergiur untuk membeli produk tersebut, terutama para remaja.Pergaulan remaja saat ini semakin mengarah ke barat,baratan. Hilangnya jati diri bangsa tidak membuat remaja saat ini peduli akan hal tersebut. Mereka merasa mengikuti tren barat merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan agar tidak dibilang ketinggalan zaman. Dengan mempunyai teknologi canggih seperti sekarang ini, secara langsung menandakan bahwa seorang remaja sudah bisa dibilang mengikuti perkembangan zaman.


                                                     ulalaaaaaaaaaa~

Teknologi-teknologi sekarang secara tidak langsung mempengaruhi kehidupan sosial remaja saat ini. Banyak remaja yang terpengaruh akan tren-tren barat, sehingga membuat para remaja kecanduan teknologi. Ada dampak positif pengaruh globalisasi tersebut. Namun, ada juga dampak negatifnya. Bahkan lebih banyak dampak negatifnya dibanding dampak positifnya. Dampak positifnya adalah remaja menjadi up to date terhadap informasi-informasi yang diberitakan, dan mungkin juga dapat meningkatkan prestasi belajar. Di samping itu, remaja juga menjadi capat tanggap dalam menghadapi berbagai peristiwa yang terjadi di seluruh dunia.


                                                 The man who.............

Namun, segala sesuatu yang berlebihan merupakan hal yang tidak bijak. Dampak negatifnya adalah remaja yang terlalu kecanduan teknologi akan sulit berinteraksi dengan remaja lainnya. Hal ini dikarenakan remaja yang sudah terbiasa kecanduan teknologi akan menganggap dia sudah memiliki dunianya sendiri dan tidak membutuhkan orang lain untuk diajak berinteraksi. Sehingga, orang-orang di sekitarnya pun akan mengasingkan remaja tersebut. Kecanduan teknologi juga bisa mempengaruhi sifat dan mental seorang remaja. Remaja yang awalnya ramah, bersahabat dan peduli terhadap sesama, begitu sudah kecanduan teknologi seperti game online maka remaja tersebut akan berubah menjadi egois, mementingkan diri sendiri dan sulit diajak bergaul.



                                                     





To much good stuff is bad stuff~




Untuk mengatasi hal-hal tersebut harus ada sikap pencegahan maupun penanggulangan kecanduan teknologi tersebut, terutama dari pihak orang tua maupun keluarga terdekat. Tindakan pencegahannya ialah melarang adanya teknologi-teknologi seperti komputer, internet dan berbagai macam gadget lainnya ada di kamar. Ini berguna agar remaja tidak terlalu betah di kamar dan meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Adapun tindakan penangulangannya ialah mengajak remaja untuk mengikuti organisasi/aktivitas baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah. Seperti, OSIS, MPK, futsal, seni tari, paduan suara, marching band dan aktivitas-aktivitas lainnya. Ini berguna agar remaja yang tadinya kecanduan teknologi dapat bersosialisasi dengan sesama walau tahap awalnya agak sulit baik bagi si remaja maupun dar orang-orang sekitar. Semua tergantung pelaksanaannya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar