Apa
itu Demokrasi?
Kita
sudah sering mendengar kata ini dalam televisi, surat kabar, media komunikasi,
jejaring sosial, di manapun kita berada, pasti akan ada kata yang sudah tidak asing lagi di telinga
kita. Kata yang sering diiming imingi dengan kebebasan, kesejahteraan,
kemakmuran. semua dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat.
Demokrasi
namanya. Kata yang berasal dari kata Yunani yaitu demos dan kratos.
Sebenarnya pengertian tersebut sudah kita pelajadi di bangku sd. Namun secara
lebih jelas nya, mungkin ada beberapa poin yang masih belum kita pahami.
Awalnya,
demokrasi merupakan suatu sistem yang berlaku di negara kota. Yang dimaksut
negara kota ini adalah adanya negara dalam kota. Seperti vatikan contohnya.
Sistem tersebut ada pada abad ke 6 sampai ke 3 sebelum masehi. Saat itu sistem
demokrasi nya adalah sistem demokrasi langsung. Yang dimaksut demokrasi
langsung adalah demokrasi yang bentuk pemerintahannya mempunyai hak untuk
membuat keputusan politik dan dijalankan secara langsung oleh warga negaranya
yang bertindak berdasarkan prosedur mayoritas.
Gagasan
demokrasi Yunani mulai hilang dari dunia barat ketika saat itu Romawi Barat
kalah oleh suku German, dan saat itu Eropa Barat sedang memasuki Abad Pertengahan.
Abad pertengahan ini dicirikan oleh struktur yang feodal. Kehidupan sosial dan
spiritual dikuasai oleh Paus dan pejabat agama lawuja. Kehidupan politiknya
ditandai dengan adanya perebutan kekuasaan antar bangsawan. Darin perstiwa
itulah menghasilkan suatu dokumen penting yang bernama Magna Charta 1215.
Demokrasi
mempunyai berbagai macam jenis yang berbeda, yaitu:
1.
Menurut cara penyaluran:
A. Demokrasi
Langsung
B. Demokrasi
tidak langsung
2.
Menurut dasar prinsip ideologi:
A. Demokrasi
Konstitusional (Liberal)
B. Demokrasi
Proletar (Rakyat)
3.
Menurut prioritas:
A. Demokrasi
Formal
B. Demokrasi
Material
C. Demokrasi
Campuran
4.
Menurut wewenang:
A. Demokrasi
Parlementer
B. Demokrasi
Presidensial
Di Indonesia, para
penggerak nasionalis sangat mencita-citakan pembentukan negara yang demokrasi
yang berwatak anti-feodalisme dan anti-imperialisme, dangan tujuan membentuk
masyarakat yang sosialis. Seperti yang pernah dikatakan Alm. Gusdur, landasan
demokrasi adalah keadilan. Masalah keadilan menjadi penting, dalam arti setiap
orang mempunyai hak untuk menentukan sendiri jalan hidupnya, walau begitu hak
tersebut harus dihormati dan diberikan peluang serta pertolongan agar mencapai
hal yang diinginkan tersebut.
Sistem demokrasi yang
pernah diberlakukan di Indonesia adalah:
1. Demokrasi
kerakyatan pada masa revolusi (1945-1950 )
2. Demokrasi
dalam demokrasi parlementer (1950-1959 )
3. Demokrasi
dalam demokrasi terpimpin ( 1960-1965 )
4. Demokrasi
dalam demokrasi pancasila ( Orde baru )
5. Rekonstruksi
demokrasi dalam orde reformasi
Sumber Referensi:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar